Tampilkan postingan dengan label hadir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hadir. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Agustus 2011

Ketika Keikhlasan Itu Hadir

Tangisku pecah, memasuki kamar kosku. Seperti berada dalam pelukan ibuku. Kamar tempatku menumpahkan segala rasa. Kamar tempatku merancang mimpi dan merajut asa. Disini aku bisa menangis sepuasnya. Aku bisa melakukan apa pun yang aku mau, termasuk menangis dengan tangisan paling menyayat seumur hidupku, begitulah aku mengistilahkannya. Kumatikan ponsel dan semua akses komunikasi. Aku tidak ingin bicara dengan siapapun, karena tak akan ada yang mengerti perasaanku saat itu.
Aku menangis, menjerit, memecah kesunyian, dan menumpahkan semua beban yang membuncah di dadaku. Tak satu pun orang di rumah kos ini. Hanya aku dan

Komentar