Sabtu, 06 Agustus 2011

Mitos Tentang Pernikahan Ini Tidak Benar!

Ada berbagai mitos tentang pernikahan yang membahagiakan. Namun tidak semua mitos itu benar dan bisa jadi malah membuat Anda kecewa.

Mitos-mitos yang berkembang itu biasanya muncul dari tayangan televisi atau kisah novel dengan cerita yang happy ending. Akibat mitos tersebut, orang jadi memiliki ekspektasi tinggi pada pernikahan.

Padahal dalam kehidupan nyata, pernikahan tidak selamanya indah seperti yang ada di kisah film atau novel. Ada lika-liku, mulai dari masalah kecil sampai urusan seks yang bisa jadi membuat pernikahan tersebut hancur.

Berikut ini berbagai mitos tentang pernikahan dan kenyataan yang sebenarnya seperti dikutip dari marriage:


Mitos 1: Pernikahan bisa membuat seseorang tidak lagi kesepian.
Kenyataan: Banyak pasangan menikah yang sampai sekarang tetap kesepian.

Mitos 2: Pernikahan bisa membuat seseorang merasa hidupnya lebih lengkap.
Kenyataan: Pasangan yang menikah itu saling melengkapi satu sama lain, bukan membuat hidup satu sama lain jadi lengkap.

Mitos 3: Semua orang harus menikah.
Kenyataan: Banyak orang yang tidak menikah yang hidupnya jauh lebih bahagia dari pasangan menikah.

Mitos 4: Keromantisan akan selalu ada dalam sebuah pernikahan yang sehat.
Kenyataan: Hampir semua pasangan merasakan naik dan turunnya hubungan mereka. Masalah sehari-hari dan berbagai problema hidup lainnya bisa meredupkan keromantisan tersebut.

Mitos 5: Pernikahan bisa membuat Anda bahagia.
Kenyataan: Anda tidak bisa mengharapkan pasangan menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan. Kebahagiaan Anda sendiri sebaiknya datang dari diri sendiri. Pernikahan memang bisa melengkapi kebahagiaan Anda tapi hal itu bukan satu-satunya sumber utama.

Mitos 6: Masalah tidak akan datang jika Anda dan pasangan memang saling mencintai.
Kenyataan: Pernikahan yang sehat tidak terbentuk dengan sendirinya. Anda dan pasangan harus saling menyayangi, terbuka dan memiliki komitmen.

Mitos 7: Pasangan seharusnya tahu apa yang Anda mau atau rasakan tanpa Anda harus mengatakannya.
Kenyataan: Meskipun Anda dan pasangan sudah menikah, bukan berarti dia jadi bisa dengan mudahnya membaca pikiran atau mengetahui isi hati Anda. Komunikasi adalah salah satu kunci sukses pernikahan.

Mitos 8: Pertengkaran dalam sebuah pernikahan berarti pasangan itu tidak terlalu saling mencintai.
Kenyataan: Konflik selalu terjadi dalam setiap pernikahan. Hanya saja pertengkaran tersebut sebaiknya bukan untuk saling menang sendiri, tapi demi kepentingan bersama dan ada penyelesaiannya.

Intinya, dalam menjalani sebuah pernikahan, Anda dan pasangan membutuhkan banyak hal jika ingin langgeng. Pernikahan tidak cukup hanya dijalani dengan cinta, tapi pasangan tersebut harus saling mendukung, bertoleransi, komunikasi, memiliki harapan yang realistis, saling menyayangi, punya komitmen dan tentu saja dibutuhkan sedikit sense of humor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar